Tag

, , , , , ,

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga akan membangun pelabuhan perikanan yang representatif.

Pacitan – Kedatangan Gubernur Eko Maulana Ali ke Kabupaten Pacitan dalam rangka menjalin silaturahmi, yang disambut dengan hangat oleh masyarakat Pacitan. Gubernur yang didampingi oleh beberapa Kepala Dinas, seperti Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sugianto, Kepala Dinas Pariwisata Yan Megawandi, Kepala Dinas Perhubungan Ilyas dan lain lain, yang ingin melihat perkembangan Pacitan saat ini terutama disektor pembangunan kelautan dan perikanan, karena Pacitan memiliki pelabuhan perikanan yang cukup bagus, dimana Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga akan membangun pelabuhan perikanan yang representatif, sehingga sebelum membangun , Pemprov perlu melihat bagaimana persoalan-persoalan yang dihadapi oleh pemerintah Pacitan dalam mengelola fasilitas perikanan.

Bangka Belitung yang untuk kedepannya akan mengembangkan pelabuhan perikanan yang sama seperti di Pacitan, melihat apa yang bisa memberi masukan kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, selain dari segi Perikanan dan kelautan , juga dari pariwisata. Mengingat di Pacitan ini pariwisata nya juga dikelola oleh Eljohn Group yang sudah membantu Provinsi Kepulauan Babel sejak tahun 1990 dan sudah banyak kiprah nya membangun pariwisata, yang menjadi kesamaan dengan Babel. Dan ini adalah beberapa tujuan yang mendasari kunjungan Gubernur.

Hal tersebut di ungkapkan Gubernur Eko Maulana Ali pada saat memberi sambutannya kepada masyarakat Pacitan di Mesjid Jami’ Abu Bakar Desa Banjarejo Kecamatan Kebun Agung Kabupaten Pacitan pada siang hari setelah mengikuti Sholat Jum’at bersama, dengan gubernur sebagai Khotib, pada hari jum’at tanggal 6 Mei 2011.

Kegiatan Gubernur menyampaikan tausyiah dan menjadi Khotib di mesjid-mesjid ini sudah rutin dilaksanakan oleh Gubernur pada setiap hari jum’at ke desa-desa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk tetap menjaga silaturahmi dengan masyarakatnya.

Pada Khutbahnya beliau mengatakan, bahwa kita perlu untuk selalu mensyukri nikmat Tuhan. Karena apabila kita pandai bersyukur, maka Tuhan akan memberikan dan menambahkan nikmat-nikmatNya yang lebih besar lagi. Itu juga merupakan tujuan manusia-manusia di muka bumi ini, yaitu mendapatkan kebahagian sejatinya.

Kemudian Gubernur Eko pun mengajak masyarakat untuk instropeksi diri dalam khutbahnya. Ia berkata “Karena yang paling tahu dengan diri kita adalah kita sendiri,” kata eko.

Ia pun mengutip dari salah satu kata ulama besar di Indonesia seorang ahli tasawuf Imam Al-Ghazali, yang pada hakikatnya manusia ini terdiri dari 4 golongan, yaitu seorang yang tahu dan dia tahu kalau dirinya tahu, dan ia mengamalkan apa-apa saja yang diketahuinya, ini adalah jenis manusia yang paling baik yang berilmu. Kemudian   adalah orang yang tidak tahu kalau dirinya tahu, orang seperti ini adalah tipe orang yang memiliki potensi luar biasa. Selanjutnya orang yang tahu kalau dirinya tidak tahu, orang seperti ini adalah orang yang membutuhkan bimbingan dan masih tergolong sebagai manusia yang baik karena menyadari kekurangannya. Dan yang terakhir adalah orang yang tidak tahu kalau dirinya tidak tahu, ini termasuk golongan yang buruk dikarenakan selalu merasa yang paling mengerti, yang paling memiliki ilmu, “semoga kita dapat mengetahui kita ini termasuk orang pada golongan yang mana, sebagai bahan instropeksi diri kita masing-masing,” harap Eko.

Selanjutnya Gubernur Eko juga mengingatkankan mengenai pembangunan, bahwa modal pembangunan terbesar, baik membangun keluarga, membangun lingkungan seperti kabupaten, provinsi bahkan Negara  adalah Iman dan Taqwa kita kepada Allah SWT.

Kemudian Wakil Bupati Kabupaten Pacitan Prayitno, turut menyampaikan sambutannya. Dengan gaya rendah hati ia menyampaikan, “Kami tidak tahu apa yang membuat Gubernur Babel mau mengunjungi Kabupaten kami yang kecil ini. Karena kami sering melihat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di televisi, yang mungkin dari segi kemampuan daerah, kekayaan daerah, mungkin Pacitan belum seberapa nya dibandingkan dengan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Namun mungkin yang menarik adalah suasana dari masyarakatnya, ketenangan dari pada warga-warganya yang terkenal hidupnya ayem, sederhana dan sifat kegotongroyongan nya yang merupakan cirri warga Pacitan pada umumnya, mungkin suasana-suasana seperti itulah yang menjadi daya tarik kami,” tutur Prayitno.

Ia pun menambahkan “Mungkin dengan adanya kunjungan kerja ini selain memperat silaturahmi dan tali persaudaraan, akan bisa sharing dan mengambil sisi-sisi positif dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang dapat membuat Kabupaten Pacitan lebih baik lagi. Kami berharap suatu saat kami juga akan melakukan kunjungan balasan.” Pungkas nya.

Pada kesempatan tersebut Kepala Camat Kebun Agung Kabupaten Pacitan yang menyambut kedatangan rombongan Gubernur Eko, menuturkan terimakasih nya kepada rombongan yang telah berkenan hadir mengunjungi desa mereka untuk yang kedua kalinya.

“Saya sangat berterimakasih kepada Gubernur Eko Maulana Ali, yang pada kunjungan pertamanya dahulu sekitar tahun 2009, beliau memberikan bantuan dana untuk pembangunan gapura mesjid Abu Bakar. Dan pada kunjungan beliau yang kedua ini Pak Gubernur juga memberikan bantuan kembali kepada mesjid Abu Bakar dan mesjid Darul Unajah Desa Banjarejo,” ungkap Sugeng Widodo selaku Kepala CamatKebn Agung Kabupaten Pacitan, yang kemudian acara dilanjutkan dengan makan siang bersama.(K5)

Sumber : http://www.babelprov.go.id