Tag

, , ,

20 Mei 2011 11:20:27 0Penulis : Humas Jabar

Membentuk Bangsa Besar Melalui Membaca

Keteladaan dalam keluarga adalah syarat utama dalam membangun kebiasaan membaca. Dimulai dari hal sederhana seperti membacakan cerita setiap sebelum tidur. Dikatakan Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Prov. Jawa Barat Hj. Netty Prasetyani Heryawan, M.Si. dalam Penutupan Bandung Islamic Book Fair – Pameran Buku Islam 1432 H/2011 di Landmark Convention Hall Bandung (17/5) bahwa keutamaan pembiasaan membaca lebih jauh akan membuat anak bisa membaca situasi, membaca permasalahan, dan membaca zaman. “Ini kelak memunculkan kemampuan analisis strategis dalam menghadapi berbagai permasalahan di lingkungan sekitar.”

Netty juga mengungkapkan keprihatinannya akan penelitian di 2007 yang menyebutkan bahwa indeks baca di Indonesia masih sangat rendah, yaitu 1000 orang baru membaca satu buku. “Bagaimana bisa kita menguasai iptek dan kunci-kunci peradaban yang sejatinya bisa kita dapatkan dari membaca,” ungkap Netty. Untuk itu Netty memberikan apresiasi pada acara yang diselenggarakan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Jabar ini, karena dengan demikian bisa menstimulasi minat baca masyarakat dan kedepannya bisa bekerjasama dengan berbagai pihak dalam memasyarakatkan minat baca.

Dengan kebiasaan membaca, kita bisa berkontribusi dalam membentuk bangsa yang besar. Dalam kesempatan ini, Netty juga meresmikan peluncuran buku My First Al-Quran yang diterbitkan Sygma Publishing House. Netty berharap cerita-cerita  Al Quran bisa kemudian dibacakan dan dibaca oleh serta untuk anak-anak. *(Humas Pemprov Jabar-VQ)