Tag

, , , , , , , , ,

“Dengan semangat proklamasi 17 Agustus 1945 kita tingkatkan kesadaran hidup dalam ke-bhineka-an untuk kokohkan persatuan NKRI, kita sukseskan kepemimpinan Indonesia dalam Forum Asean untuk kokohkan solidaritas Asean ”

Zulkarnain Karim ( Walikota Pangkalpinang)

bertempat di lapangan merdeka Kota Pangkalpinang pada hari ini 17 agustus 2011 dengan inspektur upacara bapak Zulkarnain Karim (walikota Pangkalpinang) yang dilaksanakan dengan diikutioleh para siswa dan instansi terkait serta dari militer dan polri di jajaran kota Pangkalpinang.

Dalamkesempatan wawancara dengan para wartawan di Rumah Dinas Walikota beliau mengatakan bahwa penerapan proses demokrasi di Indonesia haruslah menjadi alat pemersatu bangsa bukannya alat untuk menjelek-jelekan bangsa sendiri seperti yang terjadi sekarang ini dengan adanya gambar pemimpin kita yang diinjak-injak yang sebetulnya hal itu yang menjatuhkan martabat Bangsa ini di mata Dunia, sebenarnya dalam NKRI itu banyak juga putra terbaik bangsa yang juga mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Menyinggung soal korupsi yang semakin berkembang sekarang ini pak Wali juga mengatakan dalam beberapa kesempatan dimana kalau ada korupsi maka sikat saja dan hukum mati seperti di jepang dengan secara diam-diam jangan disebar luaskan agar menjadi contoh bagi yang lainnya.

Menyikapi masalah nasionalisme pak wali mengatakan bahwa rasa penghormatan atas jasa-jasa orang tua, guru dan para pahlawan juga para pemimpin kita sekarang ini sudah sangat berkurang, sebenarnya persoalan utamanya adalah proses demokrasi kita yang belum siap.

Menyambung tentang penghormatan maka secara berkala pihak Pemkot Pangkalpinang memberikan insentif bagi para veteran 1945 yang ada di Pangkalpinang sebesar Rp.400.000/bulan dimana hal ini tidak dilakukan di kota manapun di Indonesia “Tandasnya”.

Ir.H.Eko Maulana Arif ( Gubernur Bangka Belitung )

Acara dilanjutkan dengan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kota Pangkalpinang yang dihadiri oleh Gubernur Bangka Belitung bapak Ir. H. Eko Maulana Arif yang selanjutnya melakukan tabur bunga sebagai penghormatan atas jasa-jasa para pahlawam yang telah rela berjuan jiwa rafa memerdekakan bangsa ini.

makam Almarhum Ngadiran ( Pahlawan kemerdekaan )

Acara selanjutnya adalah pemberian remisi bagi para narapidana di seputaran lapas Bangka Belitung berdasarkan keputusan mentri hulum dan ham no. W30/BK/01/02/2011 tentang pemberian remisi.

Pemberian Remisi di lapas kelas II Pangkalpinang

Untuk Bangka Belitung sendiri yang mendapat remisi antara lain :

– Lapas kelas II A Pangkalpinang :

berjumlah 160 orang dimana besarnya remisi antara 1 bulan, 5 bulan dan 20

hari.

– Lapas kelas II sungai LIat

Berjumlah 168 orang dimana besarnya remisi 5 bulan

– Lapas kelas II A TAnjung Pandan

Berjumlah 81 orang dimana besarnya remisi 4 bulan

– Lapas Cabang rutan Mentok

Berjumlah 21 orang dimana besarnya remisi adalah 3 bulan

Total yang mendapat remisi adalah berjumlah 431 orang.

Kontributor :

Dody Iskandar/ 0853.1416.2800