Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono bersama Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo kemarin meninjau Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Keduanya menjamin keamanan selama SEA Games (SEAG) XXVI berlangsung kondusif. Dalam kesempatan tersebut, Panglima bersama Kapolri meninjau persiapan pengamanan untuk tamu VVIP saat acara pembukaan dan berlangsungnya SEAG pada 11 November 2011.

Tampak mendampingi keduanya, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI S Widjonarko, Kapolda Sumsel Irjen Dikdik M Arief Mansur,Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Tidak ketinggalan Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra, Kajati Sumsel, dan unsur muspida Sumsel. Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono mengatakan, dia bersama Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo bertanggung jawab terkait keamanan tamu VVIP peserta yang hadir pada saat pembukaan dan berlangsungnya SEAG XXVI.
Dalam kunjungannya, Panglima dan Kapolri juga meninjau beberapa venues yang akan digunakan saat pelaksanaan SEAG, seperti venue lapangan tembak dan aquatik. “Saya mempelajari betul pengamanan untuk VVIP karena kita perkirakan tidak hanya Presiden RI yang hadir,tetapi kepala dari negara-negara sahabat peserta SEA Games,” ujar Panglima kepada wartawan kemarin.
Panglima menyatakan, tugas utama kunjungannya ke Palembang untuk memastikan perencanaan pengamanan VVIP sudah berjalan sesuai prosedur. “Dalam hal ini saya juga baru menerima paparan Pangdam tentang pengamanan VVIP dan saya meyakininya. Tinggal kita tinjau apakah yang direncanakan tadi benarbenar dilaksanakan atau tidak,” katanya.
Mengenai pengamanan VVIP, ring satu dilakukan Paspampres, ring dua dari kodam, dan ring ketiga dari kepolisian yang semuanya bersinergi. “Adapun penanggung jawab pengamanan VVIP nanti langsung dari Panglima TNI dan wakilnya, Kapolri. Nanti setelah para VVIP itu keluar, tanggungjawabkeamananberubah. Kapolri sebagai penanggung jawab dan wakilnya,Panglima TNI. Ini semua diberlakukan agar sistem keamanan berjalan efektif,”katanya.
Sedangkan, hasil pengamatannya di lapangan,sistem pengamanan sudah berjalan baik dan sesuai prosedur.“Artinya, mulai bandara, jalanjalan yang akan dilalui,sampai ke Jakabaring Sports City (JSC) sudah tertata baik. Demikian juga dengan pusat pelaksanaan opening SEA Games serta pelaksanaan pertandingan. Semuanya sudah siap,”tandas Panglima.
Adapun sistem pengamanan presiden antarnegara peserta SEAG akan dilakukan kerja sama pengaman melekat yang semuanya berada di ring satu.“Mereka akan bersamasama Paspampres mengamankan presiden masing-masing dan kita membentuk grupgrup. Untuk Presiden RI pengamanan oleh grup A. Untuk tamu asing dikawal grup C yang bersinergi dengan pasukan dari masing-masing negara.Saya mohon rekan-rekan wartawan ikut menjaga keamanan dan ketertiban. Kalau ada halhal yang mencurigakan,segera laporkan pihak keamanan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo menambahkan, masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai tuan rumah harus terlibat langsung memberikan rasa aman dan nyaman kepada tamutamu negara dan peserta SEAG. “Sehingga rangkaian yang tadi direncanakan Panglima TNI, terutama kegiatan SEA Games, berjalan baik sekaligus bisa menjual Kota Palembang dan Sumsel sebagai daerah potensi wisata,”ucapnya.
Sedangkan, pada hari yang sama,Komite III DPD RI juga meninjau kesiapan pelaksanaan SEAG di Palembang. Pimpinan Komite III DPD RI Muhammad Syibli Sahabuddin mengapresiasi kebijakan Pemprov Sumsel selaku panitia daerah pelaksanaan SEA Games yang terus berusaha memberikan yang terbaik untuk kesuksesan acara.
“Kami mengapresiasi untuk pertama kalinya pelaksanaan SEA Games dilaksanakan di luar Pulau Jawa. Sumsel sebagai salah satu provinsi di luar Jawa telah memberikan stimulan khusus kepada seluruh provinsi di Indonesia,” tandasnya seusai menggelar pertemuan dengan Pemprov Sumsel di ruang rapat Bina Praja, kemarin.
Sementara itu, Asisten I Setda provinsi Sumsel Mukti Sulaiman menyatakan, pembangunan venues SEAG di kawasan JSC selain menggunakan dana APBN dan APBD, juga menggandeng sejumlah perusahaan swasta dan BUMN yang ada di Sumsel. “Karena tidak lancarnya pengucuran dana dari pusat,pembangunan venues sempat tertunda 2–3 bulan. Belum lagi dropping mebeler yang baru dilakukan Oktober ini,”ungkapnya.
Besok Seluruh Venus Siap Pakai 
Inasoc Sumsel memberikan kepastian,mulai Selasa (2/11), seluruh venuesperhelatan SEA Games XXVI,11–22 November, di Palembang siap digunakan. Ketua Inasoc Sumsel Muddai Madang menjelaskan, dari seluruh venues yang dikerjakan di Palembang saat ini, tersisa dua venues yang masih dalam pengerjaan, yakni menembak dan panjat tebing.
“Perkembangan venues seluruhnya sudah selesai, tinggal venue panjat tebing dan menembak. Tanggal 2 November kedua venue itu dipastikan selesai karena 3 November akan ada tes event,”ungkapnya seusai rapat dengan unsur pimpinan DPRD Sumsel kemarin. Menurut Ketua KONI Sumsel ini, kekurangan yang ada pada venue menembak hanya sebatas finishing, sedangkan venue panjat tebing panelnya sudah mulai dipasang.
Muddai melanjutkan, setelah semua venues selesai dibangun,pada 3 November, kawasan Jakabaring Sport City (JSC) mulai dibersihkan dengan melibatkan unsur satuan kerja perangkat daerah (SKPD), BUMN, BUMD,TNI,dan Polri. “Semuanya akan dibersihkan, mulai got hingga warungwarung di kawasan JSC.Bersihbersih di Jakabaring untuk menunjukkan bahwa masyarakat Sumsel solid, bahu-membahu menyukseskan pelaksanaan SEA Games,”tandasnya.

Sementara itu,Wakil Ketua DPRD Sumsel M Aliandra Gantada optimistis pembangunan venues SEA Games selesai pada 2 November. ”Pembicaraan kita tadi (kemarin) dengan Ketua Inasoc Sumsel untuk mengevaluasi dan memantau perkembangan venues.Prinsipnya,dari keterangan yang kita dapat, semua veneusdapat digunakan saat pelaksanaan SEA Games,” pungkasnya.