Tag

, , ,

Sirkuit Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Lontar – New Tangerang mulai beroperasi Kamis (2/2/2012). Artinya, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar Banten 3 x 315 MW sudah mampu memasok listrik sekitar 300 MW ke daerah Jakarta.

Bambang Dwiyanto, Manajer Senior Komunikasi Korporat Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengatakan ada tambahan daya 300 MW dan menjadikan sistem listrik Jakarta semakin handal karena menjadikan cadangan daya yang tersedia menjadi lebih besar. Untuk diketahui, beban puncak listrik Jakarta dan Tangerang saat ini sekitar 5.800 MW yang dipasok dari beberapa pembangkit dan gardu induk.

Ditegaskannya, selain menambah kehandalan pasokan, kiriman listrik dari PLTU Lontar ini sangat besar artinya bagi pengurangan konsumsi bahan bakar minyak yang digunakan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muara Karang.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pada saat 3 unit PLTU Lontar beroperasi, ketiganya mampu menghasilkan daya listrik sebesar 500 MW. Daya sejumlah ini dapat menggantikan listrik yang dihasilkan oleh PLTGU & PLTU Muara Karang. Sekaligus menjadikan PLN mampu membuat penghematan di sisi pemakaian energy primer.

“Dengan tambahan pasokan listrik dari PLTU Lontar maka sebagian PLTGU dan PLTU Muara Karang yang selama ini dioperasikan dengan bahan bakar minyak (BBM) dapat diistirahatkan. Pada saat nanti 3 unit PLTU Lontar beroperasi maka akan bisa memasok Jakarta sekitar 500 MW. Hal ini akan dapat menghemat pemakaian BBM sekitar Rp 488 miliar per bulan,” jelasnya, di Jakarta, Kamis (2/2/2012).