Tag

, ,

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Timah Tbk (TINS) juga menyepakati perombakan susunan Direksi dan komisaris.Hasil RUPS, Kamis (19/4/2012), para pemegang saham telah menunjuk mantan Direktur Utama PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk, Sukrisno, menggantikan Wachid Usman sebagai Direktur Utama Produsen timah pelat merah PT Timah Tbk (TINS).

Jajaran direksi baru lainnya yang dirombak terdiri dari Dadang Mulyadi, Purwijayanto, Ahmad Rosidi, Abrun Abubakar, dan Ahmad Subagja. Mereka menggantikan Setyo Sardjono (direktur operasi), Surawardi (Direktur Umum dan SDM), Khrisna Syarif (direktur keuangan), dan Gatut Hari Prasetyo (direktur niaga dan pengembangan usaha).
Semantara, RUPST juga melakukan perubahan susunan anggota dewan komisari perseroan dengan mengangkat Insmerda Lebang (Komisaris Utama), Suryadi Saman (Komisari Independen), dan Erfi Triassunu ( Komisari). Jajaran komisaris ini menggantikan Fachry Ali (Komisaris Independen), dan Boni Siahaan (komisaris). Posisi Komisaris Utama masih belum berubah.
Dalam sambutan perdananya di media, Sukrino mengaku masih asing di sector pertambangan logam timah ini. Hal ini berbeda dengan jajaran direksi baru lainnya yang akan mendukung kinerjanya kedepan.

“Saya bersyukur kehadirat Allah SWT atas kepercayaan yang sudah diberikan oleh Menteri BUMN untuk memimpin PT Timah. Dimana dari jajaran direksi ini semuanya dari orang dalam sehingga tidak asing lagi untuk Timah. Paling tidak saya yang masih asing untuk Timah,” demikian ia mengatakan dalam konferensi pers setelah Rapat Umum Pemegang Saham 2011 di Ritz Carlton Pasific Palace, Jakarta, Kamis (19/4/2012).

Bukan itu saja, mantan bos perusahaan tambang batubara ini juga mengaku selain asing, medan di tambang logam timah ini berbeda dengan perusahaan yang pernah dipimpin sebelumnya. “Ini medannya memang sudah lain,” ujarnya.

Namun, dia tetap optimis dengan kinerja dan kerjasama tim direksi yang baru PT Timah dibawah kepemimpinannya bisa mencapai target yang dicanangkan RUPS. Pun PT Timah dapat menjadi berkembang lebih besar dan baik kedepannya.

“Mudah-mudahan nantinya apa yang sudah disampaikan dalam RUPS tadi, rencana Timah kedepan itu memang cukup besar dan ini merupakan tantangan bagi tim direksi yang baru bagaimana mengembangkan PT Timah kedepan supaya lebih baik daripada yang sudah ada sekarang,” ia berharap.

Ditegaskan dia, tuga dan jabatan baru yang dipercayakan kepadanya oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan merupakan tantangan baru. Begitu juga dengan direksi lainnya.

Lebih lanjut, sebelum sesi Tanya jawab dengan wartawan, dia langsung menyatakan bahwa dirinya tidak akan banyak berbicara mengena bidang baru tersebut. “Barang kali saya tidak akan banyak berbicara mengenai timah karena saya masih baru. Tapi teman-tema yang lain ini nantinya bisa akan menjawab pertanyaan dari wartawan,” celetuknya.

Ia juga mengatakan bahwa jajaran direksi baru PT Timah kali ini memiliki perbedaan dengan sebelumnya. Pasalnya kini jajaran direksi diisi oleh enam orang.

Bila sebelumnya, Direktur Niaga dan pengembangan usaha dijabat satu orang, kini jabatan itu dipisah dan akan dijabat dua orang secara berbeda. “Sekarang agak berbeda. Yang dipecah jadi dua adalah direktur niaga dan pengembangan usaha, dipisah dua. Direktur niaga sendiri, dan direktur pengembangan usaha sendiri,” jelas dia.

Ia juga mengungkapkan paling lama dua pekan kedepan kelima direksi yang diangkat bersama dirinya hari ini baru akan ditentukan jabatannya masing-masing.“Penugasannya itu diserahkan kepada direktur utama bekerjasama dengan komisaris. Nanti dalam waktu satu dua minggu ini bapak-bapak dan ibu akan mengetahui siapa portfolio masing-masing ini,” ia menjelaskan.