Tag

, , , , , , , ,

Bagikan dividen tunai dengan nilai mencapai Rp 75,54 miliar

Jakarta – PT Timah (Persero) Tbk hari ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (28/4/2017). Dalam RUPS ini diputuskan bahwa penggunaan laba bersih perusahaan tahun buku 2016, sebanyak 30% nya akan dibagikan sebagai dividen tunai dengan nilai mencapai Rp 75,54 miliar atau setara Rp 10.143 per lembar saham.

Adapun rincian dividen tunai yang dibagikan di antaranya yang kepada negara sebesar Rp 49,10 miliar dan kepada publik sebesar Rp 26,44 miliar. Sedangkan sisa laba lainnya digunakan sebagai cadangan umum, yakni sebesar 70%.

“Dari hasil keputusan pemegang saham, ditetapkan dividen sebesar 30% dari laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tahun buku 2016,” kata Direktur Utama Timah, Riza Pahlevi membacakan hasil RUPS.

Selain itu, RUPS juga menyetujui perubahan susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan dengan mengangkat Satriya Hari Prasetya dan T. Pribadi sebagai komisaris. Dan mengangkat Trenggono Sutioso sebagai Direktur Pengambangan Usaha dan Niaga serta Alwin Albar sebagai Direktur Operasi dan Produksi.

Sebagai informasi, tahun lalu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tambang itu membukukan laba bersih sebesar Rp 251,96 miliar atau lebih tinggi 150% dibandingkan tahun 2015. Sedangkan untuk tahun buku 2015, perusahaan pelat merah itu membagikan dividen senilai Rp 30,47 miliar atau 30% dari Rp 101,58 miliar laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Berikut adalah susunan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan sejak ditutupnya RUPS :
Komisaris
1. Fachri Ali sebagai Komisaris Utama/Independen
2. Milawarma sebagai Komisaris Independen
3. Satriya Hari Prasetya sebagai Komisaris
4. T. Pribadi sebagai Komisaris
5. Mochtar Husein sebagai Komisaris

Direksi
1. M. Riza Pahlevi Tabrani sebagai Direktur Utama
2. Emil Ermindra sebagai Direktur Keuangan
3. Trenggono Sutioso sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Niaga
4. Alwin Albar sebagai Direktur Operas! dan Produksi
5. Muhammad Rizki sebagai Direktur SDM dan Umum

Terbitkan Obligasi

PT Timah Tbk (TINS) berniat menerbitkan obligasi sebagai salah satu sumber dana rencana kerja tahun ini. Belanja modal Perseroan tahun ini akan dipenuhi dari kas internal, utang bank, dan obligasi.

Menurut Direktur Utama Timah, Riza Pahlevi, dana hasil obligasi akan dipakai memperbaiki atau merekondisi atau beli baru alat-alat produksi dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi.

“Kami memang sedang mempersiapkan pendanaan tahun ini, bisa dalam bentuk obligasi ataupun pinjaman bank. Sekarang sedang dikaji mengenai instrumen dan besarannya,” ujarnya dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Direktur Keuangan, Emil Erminda mengatakan, rencana melakukan obligasi ini tengah dijajaki oleh Perseroan lantaran dirasa lebih cocok dengan kondisi keuangan perusahaan ketimbang melakukan pinjaman bank.

Meski belum bisa menyebutkan besarannya, Emil mengatakan obligasi akan diterbitkan secara multiyears. Dengan kemampuan perseroan melakukan utang tahun ini sebesar Rp 5 triliun, diperkirakan jumlah obligasi yang akan dilakukan tahun ini ada pada rentang Rp 2,6-5 triliun.

“Kalau mau kira-kira, yang kita butuh dana investasi kan Rp 2,6 triliun, jadi kira-kira kita akan obligasi lebih dari Rp 2,6 triliun tapi multiyears. Kalau sekarang kelayakan utang PT Timah itu bisa ngutang sampai Rp 5 triliun. Tapi mungkin enggak sebesar Rp 5 triliun lah. Jadi ya kira-kira let’s say kita bilang Rp 3-5 triliun, tapi mungkin enggak sebesar Rp 3 triliun,” ungkapnya.

Adapun rencana penerbitan obligasi diperkirakan dilakukan pada bulan September mendatang dengan menggunakan buku Maret. Hal ini mempertimbangkan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan sejumlah tahapan obligasi. (ang/ang)

Sumber : https://finance.detik.com

Iklan