Seputar Property

Cara Praktis Merawat Rumah

Tanpa perlu memanggil ahli, beberapa perbaikan simpel dapat Anda lakukan di rumah saat akhir pekan. Tips merawat rumah ini tidak akan memakan waktu banyak sehingga akhir pekan Anda tidak terganggu.

Pintu Berderit
Cari pelumas WD-40, semprotkan ke engsel yang berderit. Setelah itu, berulang kali buka dan tutup pintu agar pelumas teroles merata ke engsel. Kalau masih bunyi, angkat pin di engsel, lalu minyaki.

Wallpaper Terkelupas
Kuaskan lem pada selembar kertas lalu tempelkan pada bagian wallpaper yang mengelupas. Tempelkan wallpaper ke tembok dan tarik kertas secara perlahan. Bersihkan dengan lap.

Lampu Gantung Berdebu
Kenakan sarung tangan. Pada salah satu sarung tangan, semprotkan pembersih gelas. Sarung tangan lainnya dibiarkan kering. Lap lampu dengan sarung tangan berpembersih gelas, kemudian lap lagi dengan sarung tangan kering.

Noda Wastafel
Campurkan krim tartar, soda kue, dan cairan lemon. Usapkan pasta yang dihasilkan ke bagian yang kotor menggunakan lap. Biarkan selama setengah jam, kemudian bilas dengan air.

Bohlam Sulit Dilepas
Potong plester kuat sepanjang kurang lebih 30 sentimeter. Tempelkan plester tersebut pada bohlam. Lipat kedua ujung plester sehingga menempel. Putar untuk melepas bohlam.

Bantal Sofa Kempes
Jemur bantal sofa yang kempes selama beberapa jam di bawah matahari. Jangan terlalu lama agar warnanya tidak rusak. Matahari akan membantu menghilangkan kelembapan dan membuat bantal mengembang kembali.

Botol Kotor
Tuang air panas hingga botol terisi separuhnya. Masukkan beberapa tetes sabun cuci piring, dua sendok makan cuka, serta segenggam beras. Aduk untuk beberapa menit setelah itu bilas dengan air panas sebelum dikeringkan.

Anak Tangga, Representasi Fase Kehidupan

Tangga merupakan salah satu komponen penting dalam rumah bertingkat yang memiliki beberapa lantai. Sebagian orang percaya, jumlah anak tangga bisa membawa keberuntungan atau bahkan nasib sial.

Menurut Pakar Fengsui Mauro Rahardjo, hitungan anak tangga dalam ilmu fengsui sebenarnya merupakan saduran dari kebudayaan Hindu India, yang juga diadopsi di Bali. Dalam kepercayaan Hindu, anak tangga selalu dihitung dalam kelipatan tiga, yang melambangkan tiga dewa trimurti: Brahma, Wisnu, dan Siwa. Brahma merepresentasikan kelahiran, Wisnu mewakili kehidupan, dan Siwa melambangkan kematian. Aturan ini diadopsi dan disempurnakan oleh budaya China, dan menjadikannya kelipatan lima, yang melambangkan kelahiran, dewasa, tua, kematian, dan kesengsaraan (masa penantian sebelum reinkarnasi).

Selain merepresentasikan tingkatan (fase) kehidupan, Mauro menambahkan, tangga juga melambangkan kewaspadaan. “Tidak heran jika di Bali, orang yang melangkah di anak tangga biasanya menghitung dalam kelipatan tiga (lahir, hidup, mati); sementara orang China menghitung dalam kelipatan lima (lahir, dewasa, tua, mati, dan sengsara),” jelas pendiri Feng Shui School Indonesia ini.

Dalam ilmu fengsui, anak tangga yang baik, jika dibagi lima akan tersisa satu atau dua, atau melambangkan kelahiran dan kehidupan. Misalnya anak tangga dengan jumlah 11,12, 16, atau 17. Kalau terpaksa, bisa membuat anak tangga dengan sisa tiga (jumlah anak tangga 8, 13, atau 18). “Jika jumlah anak tangga memiliki sisa empat atau genap dibagi lima, maka diyakini sebagian orang, lantai di atas akan melambangkan kematian atau kesengsaraan,” tutur Mauro.

Posisi Lebih Penting dari Jumlah

Menurut ilmu fengsui, kata Mauro, perhitungan jumlah anak tangga bukan merupakan hal yang prinsip. “Aturan mengenai anak tangga pun tidak terkait dengan distribusi energi atau chi, tetapi lebih terkait dengan sugesti atau kepercayaan,” paparnya.

“Perlu diketahui, dalam fengsui ada dua hal, yakni prinsip dan aturan. Posisi prinsip lebih tinggi dan lebih mendasar daripada aturan,” urai Mauro. “Pengaturan jumlah anak tangga bukan merupakan hal yang prinsip, tetapi hanya berupa aturan. Jadi kalau pun dilanggar, tidak terlalu jadi masalah.”

Menurut Mauro, ada hal yang sifat lebih prinsip dari pada jumlah undakan, yakni posisi atau letak tangga di dalam sebuah rumah. “Jika posisi tangga menghadap pintu utama di bagian depan, maka energi chi tidak akan menyebar di ruangan, tetapi langsung naik ke atas melewati tangga. Hal ini jauh lebih buruk dari perhitungan anak tangga yang salah,” katanya.

Jika jumlah anak tangga sudah terlanjur bersisa empat atau genap jika dibagi lima, tutur Mauro, selama posisinya sudah cocok, hal tersebut bisa dimaklumi. Namun jika ingin mengubah,  ada beberapa cara penyelesaian. Pertama, anak tangga paling atas atau paling bawah—atau bisa keduanya—ditambah. Kedua, untuk tangga berbentuk “L” atau “U”, bagian bordes bisa ditambah anak tangga.

Efek Cermin Menurut Fengsui

Selain digunakan sebagai komponen dekoratif, dalam pandangan fengsui, cermin juga bisa menggandakan efek baik atau efek buruk.

RumahCom – Cermin banyak digunakan dalam praktik Fengsui. Namun, perlu diketahui bahwa cermin di zaman dahulu tidak sama dengan cermin yang digunakan saat ini. Zaman dahulu, cermin terbuat dari tembaga yang permukaannya dipoles sampai mengilap. Di zaman modern, cermin terbuat dari kaca yang menampilkan bayangan jauh lebih halus dari tembaga.

Bayangan yang dihasilkan cermin tembaga masih terdistorsi, sehingga bayangan orang yang bercermin terkadang menakutkan. Konon, Ratu Ci Xi dari Dinasti Ching ketakutan berkaca pada cermin tembaga dan ia lebih suka bercermin pada permukaan air.  Dahulu juga ada kepercayaan, setiap kali bercermin, umur seseorang akan berkurang satu tahun.

Secara teoritis ada tiga macam cermin, yaitu cermin datar, cermin cekung, dan cermin cembung. Cermin datar merefleksikan bayangan identik dengan bendanya, karena sinar-sinar yang datang dipantulkan menurut garis-garis lurus. Cermin cekung merefleksikan bayangan menjadi lebih besar dari benda aslinya, karena sinar-sinar yang datang akan berjalan menurut garis-garis konvergen (saling bertemu).

Sementara itu, cermin cembung menyebabkan bayangan lebih kecil dari benda aslinya. Hal ini terjadi karena sinar-sinar yang datang, terpantul dalam garis divergen (menyebar). Efek-efek inilah yang digunakan pada cermin Pa Kua yang umum diletakkan di atas pintu rumah tinggal.

Kekeliruan yang sering terjadi adalah cermin cekung dipasang dengan tujuan mengusir pengaruh buruk dari luar. Tentu saja hal ini keliru, karena yang terjadi adalah pengaruh buruk itu justru makin membesar.

Oleh karena itu, lebih tepat bila menggunakan Pa Kua bercermin cembung yang dapat ‘memperkecil’ pengaruh buruk. Namun, jika lingkungan di sekeliling rumah asri atau banyak tanaman hijau, ada baiknya menggunakan Pa Kua bercermin cekung atau konkaf—untuk memperbesar pengaruh baik.

Hindari Cermin Besar di Kamar Tidur
Pemasangan cermin berukuran besar pada kamar tidur—yang bisa memberikan bayangan ranjang pada cermin—dari sudut fengsui dianggap kurang menguntungkan. Pertama, kemungkinan orang akan kaget melihat bayangannya sendiri di cermin saat terbangun dari tidur.

Menurut legenda yang beredar, roh orang tidur akan lepas dari jasadnya. Roh yang akan kembali pada jasad akan menjadi bingung lantaran ada dua bayangan jasadnya. Konon, jika roh memilih memasuki bayangan pada cermin, maka yang orang tersebut tidak akan bangun lagi. Tetapi tentu saja legenda ini bukan merupakan alasan yang sebenarnya.

Fengsui menganjurkan pemakaian cermin, terutama untuk memberi kesan luas bagi ruangan yang sempit. Cermin berukuran besar akan ‘menggandakan’ ruang menjadi lebih luas.

Teknik ini sering dipergunakan di tempat-tempat usaha, seperti restoran atau ruko yang kurang luas. Unit-unit apartemen pun sering menempatkan cermin berukuran besar, sehingga hunian vertikal tersebut terkesan luas. Dari ilustrasi tersebut terlihat, cermin memang menjadi salah satu komponen dekoratif interior yang indah. Selain memberi efek memperbesar ruang, cermin juga dapat dipergunakan untuk menghilangkan sudut runcing ruangan.

Mau Pilih TV LCD atau LED?

Belakangan, teknologi televisi berkembang sangat pesat. Televisi CRT (Cathode Ray Tube) alias TV tabung mulai ditinggalkan, karena memerlukan ruang yang luas. Kini, televisi ramping berteknologi LCD (Liquid Crystal Display) dan LED (Light Emitting Diode) banyak diminati, karena lebih ringan, tipis, dan kualitas gambarnya lebih baik. Lantas, apa perbedaan TV LED dengan TV LCD?

Rama Danianto, Product Marketing LCD TV PT Sharp Electronic Indonesia menjelaskan, TV LED sebenarnya masih menggunakan teknologi TV LCD. Bedanya, TV LED  menggunakan LED lamp sebagai back light-nya.

“Jadi, perbedaan teknologi TV LCD dengan TV LED hanya terletak pada sistem backlight yang digunakan,” jelas Rama ” TV LCD menggunakan backlight CCFL (Cold Cathode Fluorescent Lamps), sementara TV LED menggunakan backlight LED lamp.

Dari sisi kualitas gambar, TV LED jauh berbeda dengan TV CRT, karena TV CRT masih menggunakan teknologi tabung gas, sementara TV LCD masih menggunakan backlight CCFL. “Yang menyebabkan kualitas gambar TV LED jauh lebih baik adalah kemampuan backlight yang dapat mengangkat kapasitas resolusi pada layar LCD menjadi berlipat ganda,” kata Rama. “Televisi berteknologi LED juga memiliki dynamic contrast ratio yang mencapai jutaan banding satu.”

Di sisi konsumsi daya listrik, lampu LED yang digunakan sebagai backlight terbukti lebih hemat ketimbang lampu CCFL atau tabung di TV CRT. “Selain itu, usia lampu LED juga lebih panjang,” tambah Rama.

Sementara itu, Project Sales Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Budi C. Yudhoyono memberi ilustrasi, konsumsi listrik TV LED 32 inci sekitar 70 watt, sementara TV LCD dengan ukuran yang sama memakan daya sekitar 100 watt. Namun, tentu saja ada harga, ada rupa. Pasalnya, harga TV LED memang relatif lebih mahal dari TV LCD. “TV LED lebih mahal, karena memang teknologinya lebih baru,” kata Budi. “Dibanding TV LCD, harga TV LED lebih tinggi sekitar 5%. Tapi hal itu sebanding dengan kualitas yang diperoleh.”

Memilih dan Merawat TV LED
Memilih TV LED yang baik, tentu saja harus dilihat dari kualitas gambar yang dihasilkan. Disamping itu, karena harganya terbilang mahal, maka konsumen harus mempertimbangkan masa garansi yang diberikan oleh produsen. “Hal penting yang harus dilihat adalah garansi panel LED-nya, karena nilai dari panel LED adalah 75% dari nilai keseluruhan unit,” kata Rama.

Rama menjelaskan, perawatan TV LED secara umum tidak berbeda dengan perawatan TV CRT atau TV LCD. “Jangan terkena diletakkan di luar ruangan, sehingga terkena sinar matahari langsung, atau terkena benturan keras,” kata Rama.

Berikut ini beberapa tip merawat TV LED/LCD:

  • Jangan diletakkan di tempat yang berdebu. Debu dapat menutup lubang sirkulasi udara TV, sehingga membuat suhu TV lebih cepat panas.
  • Beri jarak sekitar 10 cm antara TV dengan dinding di belakangnya. Hal ini akan memberi ruang udara lebih, sehingga TV tidak cepat panas.
  • Bersihkan layar sesering mungkin, terutama saat telah terlihat kotor. Jangan membersihkan layar dengan cairan yang mengandung alkohol. Bersihkan dengan cleaning kit khusus LCD. Bisa juga dengan cairan pembersih kacamata dan lap dengan kain flanel.

Mau Pilih Rumah atau Apartemen ?

Pedoman untuk Penyewa: Mencari Properti Sewaan yang Tepat

Penting bagi Anda untuk mengetahui apa yang diinginkan dalam mencari properti yang sesuai untuk disewa. Kesesuaian mungkin disebabkan oleh alasan sewa properti itu sendiri, apakah Anda akan menyewa rumah karena sedang direnovasi, atau sedang dalam proses mencari rumah baru.

Walaupun agen real estate anda (jika anda menyewa jasa agen) akan memastikan anda mendapatkan tempat yang cocok untuk dihuni sementara, anda tetap dapat membuat daftar kriteria properti yang anda cari, dan memeriksa jika ada properti-properti yang memenuhi.

Anggaran: ini adalah hal pertama dan hal terpenting yang perlu anda pikirkan. Menentukan anggaran anda akan memberikan pilihan tipe properti yang sesuai untuk anda sewa. Tentunya, anda perlu menyesuaikan pilihan properti anda dengan kebutuhan dan batasan-batasan yang anda miliki.

Anggaran akan mencegah anda menyewa properti yang sebenarnya tidak mampu anda jangkau.
Membuat anggaran bukan hanya mempertimbangkan pengeluaran di masa depan ketika menyewa properti, namun juga mempertimbangkan harga pasar dari properti yang hendak anda sewa. Harga pasar tersebut biasanya berlaku untuk properti-properti di daerah tertentu saja. Oleh sebab itu, lakukanlah riset jika anda sudah ada lokasi yang diincar.

Lokasi: Lokasi mungkin adalah faktor yang juga sangat penting jika anda tinggal bersama keluarga anda.

Misalnya, jika anda memiliki anak yang masih usia sekolah, tentunya anda perlu memikirkan jarak antara sekolah dan tempat tinggal, serta layanan transportasi yang ada. Pertimbangan ini sangat penting, terutama jika anda berniat untuk tinggal di rumah sewa ini untuk jangka yang tidak sebentar. Selain jarak ke sekolah, anda juga patut memikirkan jarak dari rumah ke kantor anda.

Luas dan tata ruang: Walaupun anda hanya menyewa untuk jangka pendek, anda perlu mempertimbangkan kapasitas properti tersebut. Dapatkah ia menampung semua barang anda? Apakah luas dan tata ruangnya nyaman untuk anda?

Jika anda berpikir untuk menyewa properti ini untuk jangka yang belum ditentukan, anda perlu memikirkan jika properti ini dapat memenuhi kebutuhan ruang anda di masa nanti. Hal ini juga berlaku jika anda tinggal bersama keluarga anda, terutama tentang jumlah kamar yang diperlukan.

Apabila dirasa tidak terdapat cukup ruang, maka anda perlu menyewa sebuah gudang atau ruangan baru. Untuk ini, anda perlu mengkalkulasikan biayanya dan lama anda memerlukan ruangan tambahan tersebut.

Sebagai alternatif, anda dapat memilih untuk menjual furnitur yang tidak dapat anda letakkan di properti sewaan. Selain itu, jika ada barang-barang anda yang sulit untuk dipindahkan, atau mungkin tidak mungkin untuk dipindahkan, anda mungkin perlu pertimbangkan untuk menggantinya dengan barang lain yang lebih fleksibel. Misalnya, apabila tempat tidur anda tidak cukup untuk dipindahkan melalui pintu di properti sewaan, anda mungkin harus mencari alternatif lain.

Fasilitas:
Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah jenis fasilitas yang tersedia untuk anda dan keluarga. Sebagai contoh, jika anda menyewa unit kondominium, anda perlu melihat fasilitas seperti akses ke pusat kebugaran/gymnasium, kolar renang dan tempat parkir.

Perhatikan jarak dari tempat tinggal anda ke fasilitas-fasilitas lingkungan, seperti supermarket, shopping mall, dan pusat olahrage/rekreasi. Jika fasilitas ini yang anda cari dan lokasinya tidak jauh dari properti anda, maka properti ini layak dijadikan pertimbagan.

Transportasi:
Jika lokasi properti anda dilalui oleh banyak bus dan transportasi umum lainnya, ini adalah suatu kelebihan. Faktor ini terkait dengan faktor jarak dari tempat tinggal anda ke sekolah atau tempat anda bekerja. Jika anda harus mengganti bus beberapa kali untuk menuju ke sana, maka lokasi properti tersebut mungkin kurang ideal untuk anda.

Interior rumah:
Properti sewaan bisa dilengkapi dengan perabotan, atau kosong sama sekali. Properti yang dilengkapi dengan perabotan minim biasanya masih dilengkapi dengan lampu, pendingin ruangan, mesin cuci serta perlengkapan dapur.

Properti dengan perabotan lengkap biasanya termasuk tempat tidur, sofa, dan televisi. Ini penting anda diskusikan dengan pemilik sehingga anda mengetahui apa saja yang tersedia, serta biaya yang terkait dengan perabotan-perabotan ini.

Kondisi properti:
Periksalah properti-properti tersebut secara langsung. Lihat jika ada kerusakan di atap atau sarang hama. Anda juga perlu memeriksa jika ada dinding yang retak.

Kalaupun terdapat hal-hal tersebut, ini bukan bermakna properti yang anda lihat tidak dibangun dengan baik. Anda perlu mengkomunikasikan hal ini dengan pemilik, terutama jika anda masih tertarik dengan properti tersebut. Mungkin pemilik akan melakukan renovasi atau perbaikan yang akan ditanggung biayanya oleh dia sendiri.

Lingkungan:
Jika anda pergi untuk melihat properti yang ingin anda sewa, pastikan anda juga memperhatikan lingkungan di sekitarnya. Seandainya anda adalah tipe yang tidak menyukai kebisingan, maka anda harus memastikan bahwa tempat tinggal anda tidak berada di samping lapangan basket atau sepak bola, sekolah dasar, atau jalan raya yang sibuk.

Anda harus yakin bahwa anda nyaman tinggal di lingkungan tersebut, dan anda juga memiliki tetangga yang baik. Jika anda bisa membayangkan untuk tinggal di sana dan merasa senang, maka properti tersebut patut dipertimbangkan dengan serius.

Tips memilih rumah tinggal

Memutuskan lokasi tempat tinggal memang bukanlah sesuatu yang mudah, ada hal-hal penting yang patut dipertimbangkan. Ketika membayangkan tempat tinggal, biasanya kita menginginkan tempat yang aman dan nyaman. Tidak hanya kenyamanan dan keamanan dalam rumah, namun juga keamanan dan kenyamanan dari lingkungan dan suasana sekitar. Sebisa mungkin, jarak tempat tinggal dan tempat bekerja juga tidak jauh.

Dalam mencari lokasi yang tepat, ada beberapa tips untuk membantu anda membuat keputusan yang tepat.

Kondisi jalan utama
Jalan utama menjadi titik akses penting menuju ke rumah anda. Jika kondisinya tidak baik (banyak lubang), atau sulit dijangkau (misalnya karena lebar jalan yang sempit untuk kendaraan), ada baiknya anda mempertimbangkan lokasi lain untuk tempat tinggal anda.

Kondisi pelayanan air, listrik, dan telepon
Sebenarnya ini adalah syarat kelengkapan rumah anda. Namun, lokasi yang anda pilih mungkin berpengaruh terhadap akses dan kelancaran utilitas rumah tangga anda. Jika lokasi tertentu terkenal rawan mati listrik, anda tentu perlu mempertimbangkan faktor ini.

Kebersihan lingkungan
Kebersihan adalah pangkal kesehatan. Apabila lingkungan tempat anda tinggal tidak bersih, maka kesehatan anda dan keluarga anda pun terancam. Apalagi mengingat anda dan keluarga anda akan menghabiskan waktu lebih banyak di lingkungan ini. Perhatikan kebersihan di lingkungan sekitar, termasuk jarak dari rumah ke tempat pembuangan sampah sementara, atau got yang selalu mampet

Polusi
Jika anda tinggal di kota besar, maka tingkat polusi juga menjadi faktor penentu. Jika tingkat polusi udaranya tinggi, maka kesehatan pun akan terancam. Jika lokasi rumah anda dekat dengan jalan raya atau jalan besar, maka kemungkinan anda terkena dampak polusi lebih besar. Selain polusi udara, polusi suara juga dapat mengganggu ketenangan hidup anda di rumah.

Penghijauan
Lokasi yang lebih banyak penghijauannya tentunya lebih menarik. Penghijauan akan memberikan kesan relaksasi untuk mata. Dengan lebih banyak penghijauan, biasanya kualitas udara juga akan menjadi lebih baik.

Bebas banjir
Bebas banjir menjadi salah satu kriteria terpenting dalam menentukan lokasi rumah. Rutinitas rumah tangga boleh menjadi sangat terganggu jika tempat tinggal anda dilanda banjir. Transportasi menjadi sulit dan barang-barang berharga anda pun dapat rusak karena terendam air. Oleh sebab itu, pilihlah lokasi tempat tinggal yang tidak rawan banjir.

Kemudahan bertransportasi
Walaupun rumah di jalan raya atau dekat jalan raya mungkin lebih berpotensi untuk terkena polusi, namun hal ini juga berarti jarak antara rumah anda ke pusat transportasi juga lebih dekat. Tempat tinggal yang dekat stasiun, misalnya, dapat memberikan kemudahan bertransportasi jikalau kendaraan bermotor anda bermasalah, atau jalanan rumah anda terlanda banjir.

Strategis
Strategis adalah sesuatu yang subjektif. Anda dapat menentukan sendiri apakah tempat tinggal anda mudah dijangkau oleh orang lain, atau dekat dengan tempat yang anda sering kunjungi. Lokasi yang strategis artinya anda dapat melakukan kegiatan-kegiatan anda dengan efisien dan waktu anda tidak sering termakan di dalam perjalanan.

Fasilitas penunjang
Fasilitas penunjang dapat berupa rumah sakit, apotek, pusat perbelanjaan, pusat olahraga, kantor pos, atau fasilitas lainnya yang akan membuat tempat tinggal anda menjadi kota mandiri.

SOLUSI RUMAH TANPA AC

Sinar matahari memang menjadi salah satu kunci rumah sehat. Namun, intensitas sinar matahari yang berlebihan bisa membuat rumah gerah dan tak nyaman.

Banyak orang mencari solusi instan, seperti dengan menggunakan pendingin ruangan. Akan tetapi, dengan perencanaan yang tepat, rumah bisa nyaman tanpa AC.

Untuk itu, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan, seperti menentukan posisi ruang dan bukaan rumah berdasarkan arah dan pergerakan sinar matahari.

Kamar Tidur
Agar sinar matahari pagi dapat masuk ke ruang ini, letakkan kamar tidur di sisi tenggara hingga timur laut. Selain baik buat kesehatan, sinar matahari yang masuk ke kamar membuat Anda tidak malas bangun pagi.
Disamping itu, sisi ini tidak menerima panas matahari sore, sehingga istirahat malam Anda menjadi nyaman.

Ruang Publik
Ruang publik, seperti ruang Keluarga, ruang tamu, dan ruang makan sebaiknya berada di sisi barat laut atau barat daya. Di posisi ini, ruang publik akan mendapatkan penerangan alami yang hangat.

Sebaliknya, untuk mengurangi panas matahari dari sisi barat, perlu digunakan material peredam panas. Buat juga ventilasi silang (cross ventilation) dengan membuat banyak lubang angin.

Kamar Mandi
Karena kamar mandi memiliki tingkat kelembapan tinggi, maka ruang ini sangat memerlukan sinar matahari langsung. Untuk itu, letakkan kamar mandi pada sisi barat atau timur.

Dapur
Digunakan sebagai tempat memasak, dapur umumnya memiliki suhu ruang tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya letakkan dapur di posisi yang minim sinar matahari, yakni di sisi utara atau selatan.

Bukaan Rumah
Agar mengurangi paparan sinar matahari langsung, letakkan bukaan rumah, seperti seperti pintu atau jendela di sisi utara atau selatan. Jika kondisi tidak memungkinkan pintu atau jendela berada di utara atau selatan, solusinya bisa dengan memasang tirai atau kaca peredam panas.

Tips sebelum membeli rumah tinggal

Membeli rumah bukanlah hal mudah. Beragam aspek harus diperhatikan. Dalam membeli rumah seken, kondisi rumah harus menjadi prioritas utama—selain faktor harga. Ada enam hal penting yang mesti Anda perhatikan sebelum membeli rumah, agar rumah nyaman dihuni dan Anda tidak merugi.

Atap
Bagi rumah tapak alias landed house, atap merupakan faktor terpenting yang harus diperhatikan. Perhatikan dari setiap sudut, apakah ada tanda-tanda kerusakan atap—sekecil apapun bakal berpengaruh besar. Perhatikan, apakah ada kayu reng atap yang lapuk atau genting yang rusak. Ingat, memperbaiki atap tidak murah.

Saluran Pipa Air
Mengecek semua saluran pipa air memang hal mustahil, tetapi Anda dapat melakukan beberapa hal, seperti memeriksa bagian bawah bak cuci piring untuk melihat apakah ada kerusakan. Perhatikan pula apakah ada tanda-tanda rembesan air. Untuk itu, Anda perlu membuka semua keran yang ada.

Jendela
Periksa bagian bawah dan atas jendela, apakah dinding menggelembung, retak, atau warnanya memudar. Jika demikian, maka itu adalah tanda kebocoran. Anda juga mesti melihat kondisi birai jendela, untuk melihat apakah ada kerusakan di sana.  Pasalnya, mengganti birai tidak murah.

Kunci
Keamanan adalah hal mutlak bagi sebuah properti, yang tentu menghadirkan suasana nyaman dan tenang bagi para penghuninya. Jadi, sangat penting bagi Anda untuk memeriksa apakah semua kunci dan sistem alarm bekerja normal.

Shower dan Bathtub
Periksalah apakah shower dan bathtub berfungsi baik, tanpa kebocoran dan dapat tertutup sempurna. Masuklah ke bathtub, dan rasakan apakah ada hal yang janggal. Jangan lupa memeriksa seal antara tub dan lantai. Ingat, sealing yang jelek dapat merusak lantai dengan cepat.

Tetangga dan Lingkungan
Sebuah pepatah Arab mengatakan: “sebelum tinggal di sebuah rumah, lihat dulu seperti apakah tetangganya”. Tetangga sangat penting, karena dengan mereka Anda bersosialisasi setiap hari. Cari tahu, apakah pemilik rumah sebelumnya pernah mengeluhkan tetangganya.

Perhatikan pula apakah ada tetangga yang sedang melakukan pembangunan atau renovasi rumah. Kawasan yang tertata dan terbangun dengan baik, merupakan ciri bahwa lingkungan tersebut memiliki nilai lebih, dilihat dari sisi investasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s